Jangan dibuang, Inilah 7 Manfaat Minyak Jelantah

Apa itu minyak jelantah ? Apa manfaat dari minyak jelantah? Minyak jelantah merupakan minyak goreng bekas, dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, kebutuhan restoran dan lain-lain. Minyak ini termasuk minyak sawit dan semua minyak goreng lainnya.

Jika dilihat dari komposisi kimianya, minyak jelantah mengandung senyawa karsinogenik yang terjadi pada saat proses penggorengan. Sehingga penggunaan minyak jelantah yang digunakan berulang kali akan mengakibatkan tubuh rusak dan muncul berbagai penyakit, misalnya penyakit kanker.

Tak hanya itu, limbah minyak jelantah ini juga mencemari tanah yang dilaluinya. Pencemaran tanah akan menyebabkan pori-pori tanah menutup dan tanah menjadi keras sehingga tidak mampu lagi mendukung aktivitas manusia.

Namun, kini jangan terburu-buru membuang jelantah karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, lho! Tidak percaya? Yuk, simak saja manfaat minyak jelantah di bawah ini!

7 Manfaat Minyak Jelantah yang Harus Kamu Ketahui

manfaat minyak jelantah wajib diketahui

1. Sabun Cair Untuk Mencuci Baju

Minyak jelantah ternyata juga bisa dijadikan tempat sabun cair, lho! Manfaat minyak goreng bekas telah diteliti oleh mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro ini. Ia menggunakan kombinasi minyak jelantah dan abu kulit buah kapuk untuk membuat sabun cair.

Berikut ini langkah-langkah membuatnya :

Bahan:

  • Minyak jelantah.
  • NaOH (Natrium Hidroksida) atau soda sapi
  • Jahe.
  • Jeruk Nipis.
  • Daun Binahong.
  • Air.
  • Cetakan.
  • Wadah dan Pengaduk.

Cara Pembuatan :

  1. Goreng jahe dengan minyak jelantah agar mengurangi bau tidak sedap.
  2. Kemudian Saring minyak jelantah dan dinginkan.
  3. Timbang minyak jelantah sekitar 200 gram.
  4. Tuangkan NaOH (soda api) sebanyak 33.6 gram ke dalam 100 ml air (jangan sampai terbalik, jangan sampai air yang dituang ke soda api karena nanti bisa meledak)
  5. Tuangkan larutan NaOH tersebut pada minyak jelantah secara perlahan sambil diaduk hingga merata.
  6. Aduk terus sampai mengental.
  7. Masukkan jeruk nipis secukupnya untuk menambah aroma.
  8. Masukkan ekstrak daun binahong sebagai bahan anti bakteri
  9. Siapkan cetakan dan Tuangkan ke dalam cetakan.
  10. Biarkan dan Tunggu kira-kira 3 -5 hari.
  11. Sabun siap digunakan.

Baca Juga : Macam-Macam Minyak Goreng Beserta Kegunaanya

2. Pupuk Tambahan Untuk Tanaman

Karena minyak goreng bekas mengalami beberapa reaksi akibat penggorengan berulang, reaksi ini menghasilkan asam lemak jenuhnya yang sangat tinggi. Asam lemak ini dapat membantu pertumbuhan tanaman.

Namun perlu diingat, minyak jelantah untuk tanaman ini hanya bisa digunakan sebagai “pupuk tambahan”. Kita harus menambahkan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos dengan penambahan pupuk anorganik seperti urea, SP, dan KCL. Dimana perawatannya adalah dengan menjaga ketersediaan pupuk selama tanaman tersebut masih hidup.

3. Bahan Bakar Lampu Minyak

Ketika sedang mati listrik di rumah kita, dan sedang tidak mempunyai lilin atau lampu emergency, tenang saja anda dapat menggunakan minyak jelantah sebagai bahan bakarnya.

Untuk membuatnya juga sangat mudah dan sederhana, perhatikan langkah-langkah berikut ini:

  • Siapkan wadah yang tidak mudah bocor dan tahan panas, contohnya tutup kaleng biskuit atau kaleng lain yang berukuran kecil.
  • Tuangkan minyak jelantah ke dalam wadah.
  • Siapkan kapas secukupnya dan padatkan seperti sumbu kompor.
  • Masukkan kapas tersebut di dalam minyak jelantah.
  • Tunggu sampai minyak meresap dan membasahi semua bagian kapas.
  • Kemudian, bakar kapas tersebut dengan korek api, sampai menyala seperti lampu minyak.

4. Cairan Pembersih Lantai

Membersihkan lantai rumah merupakan salah satu tugas pokok yang perlu dilakukan oleh perempuan. Bagaimana tidak, jika lantainya kotor maka kita tidak akan merasa nyaman melihat atau menginjak lantai. Baik?

Minyak goreng bekas ternyata juga bisa digunakan sebagai pembersih lantai. Hal tersebut telah dilakukan oleh Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mereka menamakannya “Karbol Milan”.

Untuk memulai, mereka melakukan 3 tahap:

  1. Pemurnian minyak jelantah.
  2. Pembuatan asam karbolat.
  3. Dan tahap pengemasan produk.

Sabun pembersih lantai ini membaginya menjadi berbagai macam aroma, antara lain jeruk nipis, apel, melati, dan bougenvil.

5. Sebagai Aromaterapi

Selain sebagai pembersih lantai, minyak goreng bekas juga bisa digunakan sebagai aromaterapi. Aromaterapi memberikan berbagai manfaat bagi tubuh dan pikiran kita, antara lain:

  • Sebagai relaksasi.
  • Meningkatkan kualitas tidur.
  • Atasi masalah pernapasan.
  • Meredakan nyeri dan peradangan.
  • Baik untuk pencernaan dan mengurangi mual.

Manfaat minyak goreng bekas sebagai aromaterapi telah dibuktikan langsung oleh mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya Malang.

6. Sebagai Pakan Unggas

Minyak goreng bekas juga dapat digunakan sebagai pakan unggas, seperti ayam, burung puyuh dan unggas lainnya. Hal tersebut juga dibuktikan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang sebagai pakan burung puyuh.

Cara melakukannya adalah dengan terlebih dahulu memurnikan sampel minyak goreng bekas untuk menghilangkan sifat karsinogenik yang dapat meracuni burung puyuh.

Proses pemurnian ini dilakukan dalam 3 tahap:

  1. Gum, nama yang meminjamkan zat lendir seperti karbohidrat, air atau protein dengan cara beroprasi.
  2. Netralisasi, cara bijak dengan asam lemak bebas dari minyak atau lemak menjadi senyawa.
  3. Seperti halnya bleaching, proses absorpsi dengan absorbent atau adsorbent.

Setelah ketiga proses tersebut dilakukan, selanjutnya dicampur dengan pakan burung puyuh, seperti jagung, dedak, atau bungkil kelapa.

7. Sebagai Bahan Bakar Bio Solar

Minyak goreng bekas juga bisa digunakan sebagai bahan bakar biodiesel. Biodiesel adalah bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari asam lemak rantai panjang, yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif dari mesin diesel dan dibuat dari sumber yang lebih baru seperti minyak nabati atau lemak hewani.

Minyak goreng bekas untuk biodiesel ini juga dibuktikan oleh beberapa mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Mereka bereksperimen dengan minyak goreng bekas untuk dijadikan bahan bakar biodiesel.
Hasilnya mereka bisa membuktikan bahwa minyak goreng bekas berkualitas tinggi karena kandungan airnya kurang dari satu persen.

Cara pertama yang mereka lakukan adalah dengan mengalirkan listrik ke minyak goreng bekas. Proses ini dilakukan hingga minyak goreng bekas terbagi menjadi dua lapisan. Lapisan pertama berwarna coklat yaitu lapisan gliserol dan lapisan atas berwarna kuning yaitu lapisan biodiesel.

Setelah melihat bagaimana cara mengolah minyak bekas, apakah Anda tetap ingin membuang minyak goreng bekas secara sembarangan? Yuk coba salah satu minyak goreng bekas di atas, mana yang akan kamu coba? Dan jangan lupa juga untuk share artikel ini ke teman-teman kalian, atau kunjungi walther-c-uhler.com.
Semoga bermanfaat!