Macam Macam Minyak Kelapa dan Pembuatannya

Macam Macam Minyak Kelapa

Ada banyak produk minyak kelapa di pasaran. Kita harus memahami dan mengetahuinya karena produk yang berbeda diproses dengan cara yang berbeda juga. Nah, pada artikel ini kami akan mengulas tentang macam macam minyak kelapa.

Macam Macam Minyak Kelapa

Di antara berbagai minyak nabati yang tersedia di pasaran, minyak kelapa, terutama VCO ekstra organik yang mengandung MCT, menempati tempat istimewa karena mengandung sekitar 100 persen asam lemak jenuh rantai menengah (MCFA).

Asam laurat, bagian dari MCFA, adalah asam lemak rantai medium yang dapat diubah menjadi energi secara langsung di dalam sel kita. Asam laurat juga dapat diubah menjadi senyawa monolaurin untuk meningkatkan kekebalan terhadap virus, bakteri, dan protozoa.

Berdasarkan proses pembuatannya, Ir. Winarno, lulusan teknologi pangan Institut Pertanian Bogor, mengatakan setidaknya ada tiga jenis minyak kelapa yaitu minyak kelapa industri, minyak kelapa kelantik, dan minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO)

1. Minyak Kelapa Industri

Minyak ini dibuat dengan bahan baku kopra melalui proses RBC (refining, bleaching dan deodorizing). Setelah kopra dipres, dibersihkan, diputihkan, bau tengiknya hilang.

Minyak kelapa yang dijual untuk memasak sering dicampur dengan minyak nabati lainnya, sehingga harganya cukup murah.

2. Minyak Kelapa Kelentik

Minyak ini dibuat dengan cara tradisional oleh petani kelapa atau ibu rumah tangga. Caranya adalah masak santan sampai minyaknya terpisah dari blondo (karamel).

Minyak ini sering berwarna kuning hingga coklat karena terkontaminasi dengan karamel yang terbakar.

3. Minyak Kelapa Murni atau Virgin Coconut Oil (VCO)

Minyak ini merupakan minyak kelapa yang belum mengalami proses hidrogenasi. Agar tidak mengalami hidrogenasi, minyak ini diekstraksi menggunakan metode dingin seperti fermentasi, induksi, sentrifugasi, pemanasan terkontrol, pengeringan cepat kelapa kering dan lain-lain.

Pembuatan Minyak Kelapa

Cara membuat minyak kelapa sendiri tidak susah. Meski begitu, proses pembuatan minyak kelapa berbeda-beda. Ada berbagai cara membuat minyak kelapa sendiri. Dan bisa menggunakan mesin yaitu mesin pengolahan minyak kelapa. Silakan pilih mana yang dirasa paling pas.

Macam Macam Minyak Kelapa

1. Metode Fermentasi

Metode fermentasi bisa dipilih seperti saat membuat minyak kelapa sendiri. Namun, cara ini tidak cocok untuk membuat minyak kelapa dalam jumlah banyak. Lakukan ketika Anda ingin melakukannya dalam jumlah kecil.

Cara membuat minyak kelapa sendiri dengan menggunakan metode fermentasi adalah sebagai berikut:

  • Siapkan bahan-bahannya dengan memilih kelapa segar yang matang dan berkualitas baik.
  • Kupas kelapa, lalu ambil ampasnya dan bersihkan.
  • Parut dan campur dengan air mendidih. Kemudian peras parutan.
  • Tuang sari kelapa parut ke dalam botol atau wadah.
  • Diamkan dan simpan pada suhu ruangan 32 derajat Celcius selama 24 jam. Proses ini memisahkan air dan minyak.
  • Saat air terpisah dari minyak, segera saring. Nanti yang tersisa hanya minyak kelapa yang warnanya putih pucat.

2. Metode Pemanasan

Proses ini membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan fermentasi. Oleh karena itu, metode ini dapat digunakan untuk jumlah produksi yang besar. Cara Membuat Minyak Kelapa Sendiri Dengan Cara Pemanasan:

  • Siapkan kelapa, lalu kupas. Ambil dagingnya. Parut daging kelapa dengan parutan.
  • Hasil parutan kemudian dicampur dengan air mendidih.
  • Kemudian peras dan saring hingga menghasilkan santan.
  • Tuang santan ke dalam panci. Goreng dengan api kecil. Aduk santan secara perlahan dan terus menerus.
  • Proses ini menyebabkan santan menguap, meninggalkan minyak dan endapan. Ambil botol atau wadah dan tuangkan minyak kelapa yang sudah jadi di sana.

3. Metode Penyaringan

Ada cara lain untuk membuat minyak kelapa sendiri. Cara ini tidak terlalu sulit, namun membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 24 jam. Berikut cara membuat minyak kelapa sendiri dengan proses penyaringan:

  • Ambil kelapa tua dan kupas. Potong daging menjadi potongan-potongan kecil.
  • Haluskan dengan blender dan tambahkan air matang sesuai kebutuhan.
  • Saring hasil blender hingga mendapatkan santan. Tambahkan air jika perlu.
  • Lakukan berulang-ulang agar santan yang dihasilkan banyak. Tuang santan ke dalam gelas.
  • Pindahkan ke dalam gelas dan diamkan selama 24 jam agar santan dan minyak kelapa terpisah.
  • Disarankan untuk menyimpannya di lemari es atau di tempat yang dingin agar dadih cepat terbentuk.
  • Buang dadih dan gunakan minyak kelapa murni yang tersisa di toples atau wadah.

Nah, itulah macam macam minyak kelapa dan proses pembuatannya. Untuk khasiat minyak kelapa kalian bisa membaca khasiat minyak kelapa untuk kecantikan. Dan yang lainnya kalian bisa mengunjungi rumahmesin. Semoga bermanfaat 🙂