Laporan Popularitas Jajanan Pasar

Jajanan pasar merupakan makanan yang sangat jarang ditemui di era teknologi seperti sekarang ini. mayoritas makanan jaman sekarang didominasi fast food dan junkfood yang notabennya sangat tidak sehat untuk tubuh kita. Nah dalam artikel contoh teks laporan hasil observasi tentang berbagai makanan yang bisa kita temukan di pasar.

Misalnya saja lemper, onde-onde, apem, klepon, mendowan, bakwan dan lain sebagainya. Makanan tradisional tersebut harus kita lestarikan sebagai warisan bangsa. Tidak semua yang berbau tradisional memiliki rasa yang tidak enak. Justru banyak sekali jajanan pasar yang memiliki rasa fantastis belih enak dari makanan modern.

Klepon sebagai jajanan pasar
Klepon sebagai jajanan pasar

Nah kita akan membahasnya satu persatu dalam contoh teks laporan hasil observasi kali ini. Kita akan membagi pembahasan menjadi beberapa kategori dimulai dari tujuan, visi dan misi, serta berbagai contoh nyata yang ada di lapangan. Selain itu saya juga akan memberikan data real tentang perhitungan makanan tradisional tersebut.

Laporan Popularitas Jajanan Pasar

Makanan merupakan kebutuhan primer bagi kehidupan manusia. Selain makanan pokok, manusia juga sering membutuhkan makanan tambahan. Makanan tambahan yang dimaksud adalah cemilan atau jajanan. Jajanan sangat populer dikalangan masyarakat kerena jajanan lebih simpel dan lebih praktis untuk dibawa. Selain itu ketika sedang mengadakan acara, umumnya cemilan adalah hal yang harus ada sebagai pelengkap. Contoh teks laporan hasil observasi singkat Indonesia merupakan negara yang tekenal dengan keanekaragaman budaya dan makanan tradisional. Namun keberadaan makanan tradisional saat ini sudah mulai tersingkirkan dengan makanan yang berasal dari luar negeri. Terutama dikota-kota saat ini sudah sangat jarang ditemukan makanan tradisional.

Tingkat pendidikan di negara Indonesia untuk saat ini masih sangat rendah. Hal ini menyebabkan banyaknya pengangguran di negara Indonesia. Kemauan untuk berwirausaha juga sangat kurang. Hal ini yang mendasari kami untuk membuka usaha jajanan tradisional sebagai sumber lapangan kerja baru dan untuk meningkatkan kepopuleran jajanan tradisional Indonesia agar tidak kalah saing dengan makanan luar negeri, yaitu membuat cemilan dengan kreasi – kreasi terbaru mulai dari bentuk hingga cita rasa yang nikmat dan lezat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk empopulerkan jajanan tradisional dengan kreasi-kreasi baru. Membuka lapangan pekerjaan. Memberikan inspirasi pekerjaan bagi orang lain.

Visi: Menjadikan perusahaan sebagai produsen makanan tradisional yang mampu bersaing dengan makanan siap saji.
Misi: Memproduksi jajanan pasar yang sehat. Membuat jajanan yang menarik dengan kreasi-kreasi yang inovatif seperti mengkreasikan jajanan modren dengan jajanan tradisional.

Produk dalam usaha ini berupa makanan/ kue basah. Produk terdiri dari 3 jenis makanan yaitu kue lapis, getuk dan klepon. Alasan memilih produk tersebut yaitu mudah dalam pembuatannya, bahan baku yang digunakan mudah didapatkan, mudah untuk dikreasikan dimodifikasi serta dikombinasikan menjadi makanan yang lebih menarik serta memiliki cita rasa yang nikmat dan lezat.

Sasaran penjualan dari usaha ini adalah untuk semua kalangan yaitu mulai dari anak – anak hingga dewasa. Jika produk ini dikonsumsi oleh anak – anak sangat cocok dan bahkan lebih aman dan terjamin terutama dari nilai gizi dan kesehatan. Sedangkan, untuk orang dewasa jajanan ini sebagai pelengkap saat nongkrong atau kumpul bareng dan biasanya ibu – ibu juga tak mau ketinggalan untuk selalu menghidangkan jajanan untuk acara – acara tertentu terutama acara arisan dan acara resmi lainnya.

Ukuran pasar dari usaha ini adalah untuk publikasi artinya penjualan tidak hanya dilakukan dilingkungan sekitar perusahaan namun untuk masyarakat luas karena promosi juga dilakukan menggunakan media sosial. Target Poduksi adalah 150 buah / hari yaitu : Kue lapis 50 buah, Getuk lindri 50 buah dan Klepon 50 buah.