Ciri-Ciri Buah Kurma Muda dan Kurma Busuk Menurut Ginanjarherbal

Kurma,  yang dalam bahasa Arab: تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera merupakan tanaman palma atau arecaceae yang termasuk dalam genus Phoenix. Pohon kurma termasuk tanaman jenis dioecious. Kemungkinan tanaman ini berasal dari Teluk Persia. Kurma sendiri memiliki buah yang sangat bermanfaat dan terkenal untuk berbagai produk kesehatan dan kecantikan.

Buah kurma memiliki  bentuk lonjong silinder dengan panjang sekitar  3 – 7 cm, dan berdiameter 2-3 cm. Biji tunggal kurma berukuran sekitar 2 – 2,5 cm untuk panjangnya dan tebalnya sekitar 6 – 8 mm. Buah kurma dikelompokan menjadi tiga kelompok utama, yaitu: kelompok lunak (contoh: Barhee, Medjool, Halaw, Khadrawy,), semi kering ( Contoh Dayri, Deglet Noor, Zahidi) dan kering (contohnya Thoory). Jenis buah kurma tersebut dikelompokkan sesuai dengan kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa.

Kandungan yag terdapat dalam buah kurma mampu memberikan berbagai manfaat untuk tubuh. Manfaat dari kurma  dalam bidang pengobatan misalnya. Buah kurma memiliki kandungan tannin yang tinggi. Tannin ini memiliki sifat pembersih dan astringent pada usus yang bermasalah. Selain itu, kurma juga dapat digunakan untuk mengurangi sakit tenggorokan, penyakit selesema bronkial, pilek, demam dan berbagai keluhan lainnya.  Keyakinan tradiosional juga menyatakan bahwa buah kurma dapat mengobati keracunan alcohol. Manfaat lain dari kurma, terutama saat buahnya masih muda yaitu untuk meningkatkan kesuburan wanita dan juga pria. Manfaat ini didapatkan dari buah kurma yang memiliki kandungan hormon botosin dan oksitosin.

Buah kurma muda memiliki cir-ciri warnanya lebih merah cerah ke kuning terang, namun warna ini tergantung dari jenisnya. Buah Kurma muda atau buah kurma yang belum matang ini memiliki rasa manis dan sedikit sepat. Sedangkan buah kurma yang sudah busuk memiliki cirri-ciri wananya yang terlalu hitam, berair, terdapat gula yang mengkristal diluar, dan teksturnya yang keras. Untuk lebih jeasnya berikut adalah fase-fase dalam kematangan buah kurma berdasarkan tim ginanjarherbal.com:

1. Fase hababouk

Fase ini dimulai segera setelah fertilisasi atau pembuahan. Fase ini berlangsung dalam waktu kurang lebih empat hingga lima minggu. Ciri- cirri dari fase ini adalah kecepatan pertumbuhan yang  sangat lambat, buahnya imatur, berat rata-ratanya hanya satu gram dan buahnya tertutup secara sempurna oleh kelopak.

2. Fase kimri

Pada fase kimri buah kurma benar-benar keras dan tidak cocok untuk dimakan. Ciri-ciri dari fase ini adalah warna buahnya apple green dan stadium pertumbuhan paling lama, yaitu sekitar sembilan hingga empat belas minggu, tergantung varietasnya.

3. Fase khalal

Fase khalal secara fisiologis terlihat buahnya matang. Pada fase ini terjadi perubahan warna dari hijau menjadi kuning, kuning kehijau-hijauan, merah muda, merah atau merah tua, warna ini tergantung varietas. Fase ini berlangsung sekitar tiga hingga lima minggu dan buahnya mencapai ukuran maksimum. Pada fase ini konsentrasi gula dan keasaman mengalami kenaikan, namun terjadi penurunan kandungan air hingga hingga lima puluh delapan persen. Kurma ini sangat cocok untuk dimakan setelah panen,  karena rasanya yang manis dengan kandungan gula dan airnya yang tinggi.

4. Fase ruthab  (kurma segar)

Jual Kurma Muda untuk Kesuburan
Jual Kurma Muda untuk Kesuburan

Fase ini disebut juga kurma segar. Perubahan warna yang terjadi adalah  dari kekuningan menjadi coklat atau hitam. Fase ini berlangsung sekitar dua hingga empat minggu. Pada  fase ini terjadi penurunan berat buah yang di karenakan adanya penurunan kadar air dalam buah kurma. Pada fase ini buahnya sangat manis, namun akan cepat berubah masam.

5. Fase tamr (kurma kering)

Fase ini ditandai dengan rasa kurma yang manis dan kurma  yang benar-benar matang. Warna kurma dalam fase ini adalah  coklat atau hampir hitam. Tekstur daging buah lembut dengan kandungan total dalam kurma mencapai maksimum dengan kehilangan sebagian besar airnya. Proporsi gula dan air yang pas pada fese ini menyebabkan kurma pada fase ini sangat cocok untuk disimpan, karena akan terhindar dari fermentasi.

Demikian adalah penjelasan mengenai kurma, cirri-ciri kurma muda dan busuk, serta fase-fase yang dialami oleh kurma selama pertumbuhan. Semoga informasi di atas dapat menjadikan referensi bagi Anda. Sekian dan terima kasih sudah membaca.