Syarat Pengajuan Polis Asuransi Kesehatan Terbaik 2019

Bagi masyarakat yang berkeinginan melakukan pengajuan asuransi kesehatan terbaik dengan proses cepat, mereka harus memenuhi beberapa persyaratan yang diajukan oleh penyedia asuransi kesehatan. Beberapa penyedia asuransi kesehatan memberikan produk asuransi kesehatan terbaik yang netral dan transparan serta dapat diproses dalam waktu yang cepat. Selain dapat diproses dalam waktu yang cepat, penyedia asuransi kesehatan juga menawarkan fitur-fitur unggul di masing-masing produk asuransi kesehatan yang ditawarkan. 

Sebelum masyarakat melakukan pengajuan asuransi kesehatan, masyarakat harus memperhatikan dengan baik akan kelengkapan dokumen apa saja yang dibutuhkan. Berikut ini merupakan beberapa jenis dokumen yang harus dipersiapkan oleh masyarakat sebelum melakukan pengajuan asuransi kesehatan sehingga dapat diproses dalam waktu yang cepat dan singkat:

·         Akta kelahiran

·         Pengisian formulir pengajuan asuransi kesehatan

·         Kartu keluarga

·         Foto kopi Kartu Tanda Penduduk

·         Pembayaran premi awal

Tidak hanya mempersiapkan dokumen penting sebelum melakukan pengajuan asuransi kesehatan, masyarakat harus memenuhi persyaratan yang diajukan oleh penyedia asuransi kesehatan. Persyaratan yang diajukan berkaitan dengan pemegang polis dan pihak tertanggung. Bagi pemegang polis, ia diwajibkan memiliki usia minimun 21 tahun. Sedangkan untuk usia tertanggung dewasa, ia harus berusia antara 21 hingga 60 tahun. Untuk anak, usia tertanggung telah memasuki usia 6 bulan hingga usia 23 tahun. Asuransi kesehatan pemegang polis dapat diklaim hingga usia 70 tahun.  

Ketika pemegang polis tersebut telah tiada, pasangan hidupnya menjadi pihak tertanggung asuransi kesehatan. Persyaratan yang telah dipaparkan sebelumnya harus ditaati oleh masyarakat yang perperan sebagai pemegang polis. Jika persyaratan ditaati dengan baik, baik proses pengajuan asuransi kesehatan dan layanan asuransi kesehatan dapat dirasakan oleh masyarakat dengan lebih mudah.

Untuk klaim asuransi kesehatan sendiri, ada 3 jenis sistem pembayaran asuransi yang nantinya dapat dilakukan oleh masyarakat. Reimburse, santunan dan cashless merupakan jenis sistem pembayaran yang disediakan oleh penyedia asuransi kesehatan. Sistem reimburse sendiri merupakan jenis klaim asuransi yang pesertanya harus melakukan pembayaran dengan menggunakan uang pribadi terlebih dahulu. Setelah pembayaran tersebut, masyarakat nantinya dapat melakukan penagihan kepada penyedia asuransi kesehatan. Proses penagihan dilakukan dengan melampirkan bukti bayar atau kwitansi yang diperoleh dari rumah sakit. 

Klaim asuransi kesehatan dengan sistem cashless dilakukan dengan menunjukkan kartu Asuransi Kesehatan Terbaik kepada pihak rumah sakit yang merupakan rekan dari penyedia asuransi kesehatan yang dipilih. Rumah sakit nantinya akan melakukan pengajuan tagihan kepada penyedia asuransi kesehatan. Jika diperhatikan dengan lebih detail, premi dengan sistem cashless dirasa lebih mahal jika dibandingkan dengan sistem reimburse. 

Sistem pembayaran asuransi ketiga adalah santunan. Asuransi Indonesia nantikan akan memberikan santunan kepada masyarakat yang dirawat oleh rumah sakit. Santunan yang diberikan disesuaikan menurut kesepakatan masyarakat dengan penyedia asuransi kesehatan. Masyarakat perlu melakukan pengajuan asuransi kesehatan dalam waktu cepat karena asuransi kesehatan memiliki banyak manfaat, seperti:

Penggantian uang yang disebabkan oleh penyakit, kecelakaan diri dan pergantian penghasilan yang disebabkan oleh kecelakaan dan penyakit tertentu.

Masyarakat juga akan mendapatkan manfaat rawat jalan, rawat inap dan perawatan gigi yang telah disesuaikan. Manfaat rawat jalan yang akan diterima oleh masyarakat dapat berupa biaya obat yang telah diresepkan oleh dokter dan biaya konsultasi. Sedangkan untuk rawat inap, masyarakat akan memperoleh biaya tanggungan untuk biaya darurat, persalinan dan biaya laboratorium. Untuk perawatan gigi, masyarakat akan ditanggung akan biaya pemasangan uuntuk gigi palsu.