Macam Alat Kesehatan Berbasis Teknologi

Peradaban manusia berkembang dari masa ke masa, dan hingga detik ini masih terus berkembang. Terasa sekali ketika kita disuguhkan dengan perkembangan teknologi dari waktu ke waktu yang semakin membuat kita tercengang. Ini terjadi di berbagai sendi – sendi kehidupan, tidak terkecuali dalam dunia kesehatan.

Tampak sekali dalam pandangan kita, perubahan terjadi di seluruh unsur medis mulai dari metodologi pengobatan, diagnosa penyakit, tidak terkecuali pada alat – alat medis yang digunakan. Hal ini merupakan satu kemajuan positif yang dibawa oleh berkembangnya ilmu teknologi yang sudah tidak bisa terbendung lagi.

Berikut ini, kami suguhkan ke hadapan anda beberapa macam alat kesehatan yang berbasis teknologi yang sekarang ini sudah digunakan di berbagai negara termasuk Indonesia. Mulai dari teknologi sederhana, hingga super canggih yang sulit dibayangkan sebelumnya.

  1. DC Shock (Defibrillator)

Dalam logika orang awam, aliran listrik dengna daya yang cukup besar, dapat membahayakan keselamatan seseorang. Namun perkembangan teknologi telah menemukan hal yang sebaliknya. Ada sengatan listrik yang justru dapat menyelamatkan jiwa. Alat inilah buktinya. Di negara berkembang, DC Shock ini sudah menjadi alat Emergency layaknya alat pemadam kebakaran yang terpasang di tempat – tempat umum.

Defibrillator digunakan sebagai alat pertolongan pertama pada korban serangan jantung yang sewaktu – waktu dapat menyerang siapa saja, dinama saja dan kapan saja. Dengan balutan teknologi canggih, sengatan listrik yang tadinya mematikan sekarang sudah menjadi penyelamat yang dibutuhkan banyak orang.

  1. EKG (Elektrokardiograf)

Jantung merupakan salah satu organ vital yang menunjang kehidupan manusia. Organ ini berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh, yang dengan mekanisme ini setiap sel – sel dalam tubuh kita mendapatkan oksigen dan zat yang dibutuhkan untuk hidup. Sekejap saja jantung tidak berdetak, maka sel – sel dalam tubuh kita akan mati, dan anda bisa prediksikan sendiri apa akibatnya.

Teknologi menemukan bahwa jantung memiliki aktifitas listrik yang membuatnya berdetak dengan ritma yang normal. Gangguan pada jantung dapat dideteksi darai Analisa terhadap atifitas kelistrikan ini. Dengan Elektrokardiograf (EKG) aktifitas listrik jantung dapat divisualisasikan dalam bentuk grafik yang akan lebih mudah dianalisa. Alat ini menggabungkan berbagai macam teknologi dalam satu alat.

Mulai dari teknologi sensor tranduser, mikro komputer, dan juga system analisa yang dilakukan secara otomatis dari dalam alat tersebut. EKG merupakan salah satu alat medis berbasis teknologi yang menjadi komponen vital di sebuah unit pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau klinik di seluruh dunia.

  1. USG (Ultrasonografi)

Pernahkah terpikir dalam benak kita, untuk bisa melihat organ dalam manusia ? Dengan teknologi sekarang hal ini sudah bukan menjadi hal mengejutkan. Bahkan hampir semua orang sekarang ini sudah tidak asing lagi dengan alat mdis yang satu ini. USG (Ultrasonografi) merupakan satu alat medis berbasis teknologi yang cukup popular saat ini. Namun tidak banyak orang yang mengetahui bahwa sebuah gelombang ultrasonic berada di balik semua itu.

Gelombang suara ultra yang tidak bisa didengar oleh telinga manusia dapat menembus struktur jaringan tubuh kemudian sebagian dipantulkan kembali. Gelombang pantul tersebut memiliki intensitas yang berbeda – beda bergantung pada permukaan yang ditumbuknya. Gelombang panting tersebut dikonversi menjadi sebuah gambar visual dengan menggunakan teknologi canggih berbasis system komputer. Sehingga tampaklah pencitraan organ yang ada di dalam tubuh manusia.

  1. Pulse Oximeter

Sebagaimana sudah kita ktahui diatas, darah yang mengalir dalam bubuh kita membawa oksigen (O2) untuk menunjang kelangsungan hidup sel – sel dalam tubuh kita. Jika sel – sel kekurangan oksigen maka perkembangannya akan terganggu, bahkan bisa bisa mati apabila berlangsung dalam waktu tertentu. Oleh sebab itu, kadar oksigen dalam darah haruslah cukup agar semua kebutuhan sel dalam tubuh kita terpenuhi.

Dengan teknologi sederhana yang memanfaatkan sifat sel darah, jumlah atau kadar oksigen dalam darah dapat diukur. Pulse Oximeter, merupakan alat sederhana yang berfungsi untuk mengukur kadar oksigen dalam darah. Bekerja dengan system yang sederhana, memancarkan dan menangkap gelombang cahaya infra merah yang dilewatkan pada pembuluh darah di sekitar jari, dapat diketahui kadar oksigen dalam bentuk prosentase.

  1. Ranjang Paisen Elektrik

Ranjang pasien merupakan Furniture rumah sakit yang kita bayangkan tidak tersentuh teknologi. Namun pandangan kita salah, sekarang alat ini juga sudah terkena imbas kecanggihan teknologi yang membuatnya menjadi semakin mudah digunakan. Ranjang pasien elektrik, sekali tekan tombol pasien dapat merubah posisi ranjangnya sesuai dengan keinginannya.

Teknologi pompa hidraulik yang dipadukan dengan mikroprosesor melahirkan satu mekanisme pergerakan dan perubahan posisi ranjang dengan mudah dan sangat praktis. Bahkan pasien yang sakit pun dapat melakukannya tanpa bantuan orang lain. Inilah salah satu contoh kemajuan teknologi yang diterapkan pada alat manual sehingga menjadi otomatis. Hal ini tidak kita sangka sebelumnya.

Akan sangat banyak waktu yang akan kita habiskan untuk memikirkan dan mengagumi kemajuan teknologi pada alat – alat medis yang ada di dunia ini. Beberapa alat yang kami sebutkan diatas, hanya sebagian kecil dari begitu banyakny alat medis dengan basis teknologi canggih yang ada. Sekian, mudah- mudahan bermanfaat !